Kamis, 28 Agustus 2014

SIM C perpanjangan ganti alamat

Mau berbagi nih, .......

Barusan saya mengurus sendiri perpanjangan SIM C.. disertai pindah alamat.. tapi masih satu wilayah Kota Semarang, begini kronologinya ... ceqidot bibeh ... ::::

Pukul 08.30 saya tiba di pelayanan SIM keliling di Simpang Lima Semarang .. saya menanyakan untuk perpanjangan SIM C pindah alamat bisa ga .. dijawab ga bisa meskipun pelayanannya juga terbilang ramah ...

Pukul 08.35.. saya meninggalkan tempat, menuju pelayanan SIM keliling di Jl. Siliwangi, (kata temen-temen dsitu bisa dan cepat, apabila masih satu Kota) tepatnya melewati Depan Hotel Siliwangi (depan LP) ...

Pukul 09.05 ... saya tiba di tempat pelayanan SIM keliling (maklum pas terjebak macet, sebenarnya klo ga macet perjalanan dari Simpang lima ke Siliwangi cuma 10 menit) .. di Bus Polisi tersebut bertuliskan PELAYANAN SIM SE JAWA TENGAH ..

Di tempat tersebut kebetulan sepi hanya ada 2 Polisi diluar, 1 orang petugas photo copy, dan 1 orang petugas parkir .. saya diarahkan langsung ke petugas photocopy,

Saya hanya membawa :
1. Asli SIM C
2. Asli KTP baru.

Biaya Photocopy hanya Rp. 2000,-

Setelah selesai membayar, saya juga langsung diarahkan untuk masuk ke Bus, sambil membawa photoCopy SIM C dan KTP baru (asli SIM C lama diminta, asli KTP baru dikembalikan)

Didalam Bus tersebut, saya langsung di interogasi oleh pak Polisi yang ada didalam untuk mencocokkan data yang sesuai dengan KTP baru saya.

Setelah datanya cocok, saya di minta :
1. Sidik jari ( Jempol kanan).
2. Tanda tangan.
3. Ambil gambar alias foto setengah badan (bukan selfie lho..hehe).

Kemudian, tidak lebih dari 5 Menit .. pak polisi tadi menyerahkan SIM C yang sudah jadi dengan biaya hanya Rp. 130.000 ,- (Seratus Tiga Puluh Ribu Rupiah) ..

Pukul 09.12 WIB Saya pulang dengan membawa SIM C baru ...

Bereeeesssss ....

Eh .. hampir lupa ..ada yang lucu saat saya keluar dari BUS .. saya kagak bisa buka pintu Bus nya .. maklum Ndeso / katrok ... (yang kelamaan yang ini .. hampir 2 menit saya ga bisa buka pintu, akhirnya pintu bisa buka , berkat bantuan pakk polisi yang didalam dan dibantu juga dengan pak polisi yang ada diuar.. ) ternyata yang saya lakukan bukan membuka pintu tapi malah menguncinya .. maklum ga tau sistemnya ... hahahahahah aaa ...

Saat saya keluar ... wwwoooow .. yang antri udah banyak .... ternyata diluar sudah banyak orang yang antri ..

Demikianlah dalam mengurus perpanjangan SIM C pindah alamat ..

Saya sarankan agar dalam mengurus SIM LEBIH BAIK DILAKUKAN SENDIRI karena sangat mudah sekali dalam mengurus PERPANJANGAN SIM C DENGAN PINDAH ALAMAT ...
hanya dengan uang Rp. 130.000 ,- SIM C udah jadi ...

Buat Pak Polisi ... terimakasih ... pelayanan yang baik .. seperti inilah yang diharapkan masyarakat ..
Selamat bertugas kembali Bapak bapak Polisi .. daaaaagh ..

Senin, 07 April 2014

SPPT PBB tahun 2014 Kota Semarang

Dapat Info di  suaramerdeka.com
Pihak kelurahan dan kecamatan, diminta aktif membantu proses penarikan pajak, khususnya pajak bumi dan bangunan (PBB) di Kota Semarang.
Hal itu disampaikan Kepala DPKAD Kota Semarang A Yudi Mardiana dalam kegiatan penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB Tahun 2014 kepada Camat oleh Wali Kota Semarang di Ruang Lokakrida, Kompleks Balai Kota Semarang, Jumat (28/3).
Para Camat dan Lurah diimbau, untuk segera membagikan SPPT PBB kepada wajib pajak melalui RT/RW sesuai alamat dan letak objek pajaknya. "Selain itu Camat dan Lurah juga kami minta mendorong warganya untuk membayar PBB sebelum jatuh tempo, yaitu tanggal 31 September 2014. SPPT PBB tahun 2014 ini juga terlampir daftar konfirmasi piutang lima tahun terakhir dari tahun 2009 hingga 2013," paparnya.
Menurutnya, penyampaian SPPT PBB tahun 2014 sebagai salah satu program kerja Pemkot Semarang yang sangat penting dalam rangka optimalisasi penerimaan dan pencapaian target pajak daerah. Jumlah keseluruhan SPPT PBB tahun 2014 ditargetkan Rp 175 miliar, tapi sampai 25 Maret 2014, realisasinya baru mencapai Rp 5,8 miliar (prosentase 3,3 persen).
Guna lebih meningkatkan dan mengoptimalkan penerimaan dari sektor PBB tahun 2014 ini, DPKAD mempermudah pelayanan pembayaran PBB. Tahun 2014 DPKAD menjalin kerja sama dengan perbankan, yaitu BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Mandiri, dan di tempat pembayaran yang disediakan di kas daerah, 16 kecamatan, 30 pos pembayaran di kelurahan yang ditunjuk, dan di pos wilayah pelayanan PBB.
"Serta fasilitas pembayaran PBB secara mobile melalui mobil pelayanan PBB," tandasnya.
Sementara  dalam sambutan Wali Kota Hendrar Prihadi menyampaikan, tahun ini SPPT PBB yang akan dibagikan ke wajib pajak berjumlah 490.305 lembar dengan potensi sebesar Rp 232.453.590.866.
"Saya minta kepada para Lurah untuk bisa seoptimal mungkin mendistribusikan SPPT PBB ke RW/RT di wilayah masing-masing agar bisa segera sampai ke wajib pajak. Selanjutnya, kepada para Camat agar bisa memberikan dorongan sekaligus melakukan pengawasan karena tersampaikannya SPPT PBB kepada wajib pajak merupakan titik awal keberhasilan dalam pemungutan PBB," ujarnya.\\

GIMANA APAKAH RW/RT DILINGKUNGAN ANDA SUDAH AKTIF ... ???